Selasa, 14 Desember 2010

PANDANGAN AJARAN ISLAM TENTANG ILMU SOSIAL


NAMA         : IDA ASTUTI
SEMESTER  : IV KPI B

PANDANGAN AJARAN ISLAM TENTANG ILMU SOSIAL

Sejak kelahirannya belasan abad yang lalu, islam telah tampil sebagai agama yang memberi perhatian pada keseimbangan hidup antara dunia dan akhirat, antara hubungan manusia dengan Tuhan, dan antara hubungan manusia dengan manusia, antara urusan ibadah dengan muamalah.
Selanjutnya jika kita adakan perbandingan antara perhatian isalam terhadap urusan ibadah dengan urusan muamalah ternyata isalam menekankan urusan muamalah lebih besar dari pada urusan ibadah dalam ariyang khusus. Islam lebih banyak memperhatikan asfek kehidupan social dari pada asfek kehidupan ritual. Islamadalah agama yang menjadikan seluruh bumi sebagai masjid tempat mengabdi kepada Allah dalamarti yang luas. Muamalah jauh lebih luas dari pada ibadah dalam arti yang khusus.
Keterkaitan agama dengan masalah kemanusian sebagaimana terseb ut di atas menjadi penting jika dikaitkan dengan situasi dengan kemanusian di zaman modern ini. Kita mengetahui bahwa dewasa ini manusia menghadapi berbagai macam persoalan yang bener-bener membutuhkan pemecahan segera. Kadang-kadang kita merasa bahwa situasi yang penuh dengan problematika di dunia modern justeru di sebabkan oleh perkembangan pemikiran manusia sendiri. Di balik kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi, dunia modern sesungguhnya menyimpan suatu potensi yang dapat menghancurkan martabat manusia. Ummat manusia telah berhasil mengoorganisasikan ekonomi,menata struktur politik, serta membangun peradaban yang maju untuk dirinya sendiri, tetapi pada saat yang sama, kita juga melihat bahwa ummat manusia telah menjadi tawanan dari hasil ciptaannya sendiri.sejak manusia memasuki  zaman modern, mereka mampu mengembangkan potensi-potensi rasionalnya.,mereka memang telah membebaskan diri dari belenggu pemikiran mistis yang irrasional dan belengggu pemikiran hukum alam yang sangat mengikat kebebasan manusia. Tetapi ternyata di dunia modern ini manusia tidak dapat melepaskan diri dari jenis belenggu lain, yakni penyembahan kepada hasilnya ciptaan dirinya sendiri.
Dalam keadaan demikian, kita saat ini nampaknya sudah mendesak untuk memiliki ilmu pengetahuan sosial yang mampu membebaskan manusia dari berbagai problema tersebut. Ilmu pengetahuan sosial yang di maksudkan adalah ilmu pengetahuan yang di gali dari nilai-nilai agamayang di sebut sebagai ilmu sosial profetik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar